Daun teh – Camellia sinensis (L.) Kuntze.

Deskripsi          : Pohon kecil, batang tegak, berkayu, bercabang-cabang, coklat kehijauan. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berseling, helai daun kaku seperti kulit tipis, elips memanjang, hijau, dan mengilap. Bunga di ketiak daun, tunggal atau beberapa bunga bergabung menjadi satu, berwarna hijau kekuningan, dan berbau harum. Buah kotak, keras, berdinding tebal, pecah menurut ruang, masih muda hijau setelah tua cokelat kehitaman. Akar tunggang berwarna putih kotor.

Daun : penyubur dan penghitam rambut, mengurangi pembentukan karang gigi

Pemakaian : Untuk penyubur dan menghitamkan rambut, air teh kental sebanyak 1 cangkir diembunkan semalaman. Keesokan paginya air teh ini siap dipakai untuk membasahi kulit kepala dan rambut sambil dipijat-pijat. Lakukan 1 kali setiap hari, sampai kelihatan hasilnya.

Untuk mengurangi pembentukan karang gigi, kumur-kumur dengan air teh setelah makan.

Perhatian : 

– Kafein pada daun teh dapat merangsang susunan saraf pusat, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan insomnia. Konsumsi jangka panjang daun teh dengan kadar tanin tinggi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Penggunaan produk yang mengandung simplisa daun teh harus disertai olahraga teratur dan diet rendah kalori dan rendah lemak.
– Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui dikarenakan kandungan kafein pada daun teh dapat menyebabkan gangguan tidur pada bayi.