Digitalis – Digitalis purpurea L.

digitalisDeskripsi          : Herba semusim percabangan simpodial, tinggi 30-50 cm. Batang lunak, bulat hijau kekuningan, dan licin. Daun tunggal, bulat telur memanjang, berwarna hijau. Bunga majemuk, bentuk lonceng tubuler/terompet, berwarna merah muda, putih, ungu. Buah sejati tunggal, kotak sampai kerucut beruang dua, muda; kuning pucat, tua; berwarna kuning kecoklatan. Biji bulat pipih, kecil, muda; berwarna kuning pucat, tua; berwarna kuning kecoklatan. Akar tunggang dan bercabang, berwarna coklat muda.

Daun : meningkatkan kontraksi otot jantung

Pemakaian : Untuk obat lemah jantung dipakai ±50 gram daun segar Digitalis purpurea, dicuci dan diseduh dengan 2 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum sehari 2 kali ½ gelas pagi dan sore.

Perhatian :

– Kelebihan dosis akan menyebabkan mual, muntah, denyut nadi lambat, gangguan pengelihatan, tidak nafsu makan, dan tidak sadarkan diri. Pemakaian tanaman ini perlu pengawasan dari tenaga kesehatan professional.
– Belum ada data yang mendukung akan tetapi digoxin dilaporkan dapat dengan mudah menuju ke plasenta, dan digoxin telah digunakan untuk pengobatan aritmia janin
– Pada anak-anak, bila tertelan dapat menyebabkan gangguan saluran cerna seperti iritasi mulut, muntah, dan diare.