Jahe merah – Zingiber officinale Rosc. var. rubrum

Picture1Deskripsi          : Herba, tegak, tinggi sekitar 30-60 cm. 2 tipe batang, yaitu batang sejati dengan batang yang agak keras berbentuk bulat kecil, dan berwarna hijau kemerahan. Batang sejati ini akan bermetamorfosis menjadi rimpang. Dan tipe batang yang ke 2 adalah batang semu, yaitu batang yang tersusun karena adanya pelepah yang saling melingkupi satu sama lain, sehingga terlihat seperti batang. Jahe merah mempunyai rimpang yang lebih kecil daripada jahe varietas lain (jahe kebo, dan jahe emprit), bercabang-cabang, tebal dan agak melebar, berwarna merah sampai jingga muda. Bagian dalam rimpang berserat agak kasar, berwarna merah muda, dan berbau khas. Daun tunggal, berwarna hijau tua pada permukaan atas, dan berwarna merah pada permukaan bawah daun. Bunga majemuk berbentuk malai, dengan tangkai yang panjangnya ± 25 cm, dan berwarna merah. Akar pada tanaman ini berupa akar serabut, dan berwarna putih.

Rimpang       : Sakit perut yang disertai muntah-muntah dan diare

Kegunaan  :

  • mengobati nyeri sendi, pencahar, penguat lambung, ekspektoran, anthelmitik, sakit encok, sakit pinggang, dyspepsia, bronchitis, asma, muntah-muntah dan nyeri otot

Pemakaian : 20 gram jahe merah dan 120 gram bawang putih dicuci bersih dan kemudian diblender hingga menjadi jus, diminumkan pada penderita, 2-3 kali sehari.