Kepel – Stelechocarpus burahol (BI.) Hook. f . & Th.

 

Picture1Deskripsi    :         Pohon, tinggi lk 12 m, berbatang tegak, berbentuk bulat, berkayu, dan berwarna coklat.            Daun tunggal, yang berbentuk lonjong, permukaan halus, mengkilat dan berwarna hijau. Bunga majemuk, berbentuk tandan, tersebar di batang, dan cabang. Buah buni, berbentuk bulat, dan berwarna coklat, biji berbentuk ginjal, permukaan halus, dan berwarna hitam mengkilat. Akar tunggang, dan berwarna putih kotor.

Daun, buah : Mengobati asam urat, radang ginjal, dan peluruh air seni

Kegunaan  :

Mengatasi asam urat, penghilang bau badan dan bau mulut

Pemakaian   :

  • Untuk mengobati asam urat, ambil 3 daun kepel yang telah dikeringkan, diiris-iris dan masukkan dalam gelas. Tuang air panas  ke dalam gelas tersebut dan tunggu air sampai menjadi hangat kemudian saring. Air hasil saringan tersebut dapat ditambah gula atau madu dan ramuan tersebut dapat dikonsumsi pagi dan sore hari.
  • Untuk mengobati radang ginjal dan melancarkan air seni, siapkan satu buah kepel dipotong-potong lalu direbus dengan segelas air hingga tersisa ½ gelas. Setelah dingin disaring. Airnya diminum sekaligus dan lakukan 2 kali sehari.

Perhatian :

Ekstrak dari Stelechocarpus burahol memiliki kandungan senyawa phytoestrogen berefek antiimplantasi     (dapat menyebabkan kemandulan) sehingga tidak dianjurkan bagi ibu hamil.